22 June

jasa pengemasan sachet bumbu

JASA PENGEMASAN – Keberhasilan suatu produk dipasaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya pengemasan. Ya, packaging menarik dan baik bisa menjaring calon konsumen lebih luas dengan begitu omset penjualan semakin meningkat. Namun banyak yang masih menyepelekan soal kemasan produknya, terkadang abai karena kebingungan harus mencari jasa pengemasan produk?

Jasa kemasan merujuk pada layanan yang disediakan oleh perusahaan atau individu untuk merancang, mengembangkan, dan memproduksi kemasan untuk produk. Kemasan memiliki peran penting dalam industri dan bisnis, karena dapat memberikan perlindungan, branding, dan informasi kepada konsumen tentang produk yang dikemas.

Jasa kemasan umumnya mencakup beberapa kegiatan, seperti:

  1. Desain Kemasan
    Merancang tampilan, bentuk, dan struktur kemasan yang menarik dan sesuai dengan citra merek serta karakteristik produk yang dikemas. Desainer kemasan bekerja dengan menggunakan software komputer dan pengetahuan tentang material kemasan.

Desain kemasan adalah salah satu aspek penting dalam jasa kemasan. Desain kemasan melibatkan merancang tampilan, bentuk, dan struktur kemasan yang menarik dan sesuai dengan karakteristik produk serta citra merek yang ingin diwakili. Tujuan desain kemasan adalah menciptakan kemasan yang menarik, fungsional, dan memikat konsumen potensial.

Berikut adalah beberapa elemen yang perlu dipertimbangkan dalam desain kemasan:

  • Identitas merek: Desain kemasan harus mencerminkan identitas merek atau produk yang dikemas. Ini melibatkan penggunaan logo, slogan, dan elemen merek lainnya secara konsisten dengan identitas merek yang sudah ada atau dalam mengembangkan identitas merek baru.
  • Informasi produk: Kemasan harus memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami tentang produk yang dikemas. Ini meliputi nama produk, deskripsi, instruksi penggunaan, bahan, tanggal kadaluarsa, informasi gizi (jika berlaku), dan label peringatan (jika diperlukan).
  • Estetika dan daya tarik visual: Desain kemasan harus menarik perhatian konsumen dan membedakan produk dari pesaing. Penggunaan warna yang menarik, pola atau ilustrasi yang unik, dan tata letak yang menarik secara visual dapat membantu menciptakan daya tarik terhadap produk.
  • Fungsionalitas: Kemasan harus dirancang dengan mempertimbangkan fungsionalitasnya. Ini melibatkan pemilihan ukuran dan bentuk kemasan yang sesuai dengan produk, kemudahan pembukaan dan penyimpanan, serta perlindungan produk dari kerusakan selama pengiriman dan penanganan.
  • Keberlanjutan: Dalam desain kemasan yang lebih modern, faktor keberlanjutan menjadi semakin penting. Menggunakan bahan kemasan ramah lingkungan dan mendukung praktik daur ulang dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
  • Target pasar: Desain kemasan harus sesuai dengan target pasar yang dituju. Pertimbangkan preferensi dan kebiasaan konsumen dalam desain kemasan, termasuk preferensi gaya, preferensi warna, dan elemen budaya yang relevan.


Perusahaan jasa kemasan biasanya memiliki tim desain yang terampil dan berpengalaman yang dapat membantu klien dalam merancang kemasan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan mereka. Tim desain ini dapat bekerja sama dengan klien untuk memahami visi dan merek produk, serta menghasilkan desain kemasan yang menarik dan efektif.

  1. Pembuatan Kemasan
    Memproduksi kemasan dalam jumlah besar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Ini melibatkan penggunaan mesin, peralatan, dan teknik produksi kemasan, seperti pencetakan, pemotongan, dan laminasi.

Pembuatan kemasan adalah salah satu bagian penting dari jasa kemasan. Setelah desain kemasan selesai, langkah selanjutnya adalah memproduksi kemasan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Berikut adalah tahapan umum dalam pembuatan kemasan pada jasa kemasan:

  • Persiapan produksi: Langkah pertama dalam pembuatan kemasan adalah persiapan produksi. Ini melibatkan pemilihan bahan kemasan yang sesuai dengan desain dan kebutuhan produk, seperti karton, plastik, kertas, atau kombinasi bahan lainnya. Pemilihan bahan kemasan didasarkan pada pertimbangan keamanan, keberlanjutan, dan biaya produksi. Selain itu, peralatan dan mesin produksi yang diperlukan juga dipersiapkan.
  • Pencetakan dan pemotongan: Setelah bahan kemasan dipilih, langkah selanjutnya adalah mencetak desain kemasan pada bahan tersebut. Pencetakan dapat dilakukan menggunakan teknologi cetak seperti cetak offset, cetak flekso, atau digital printing, tergantung pada jenis kemasan dan volume produksi. Setelah mencetak, kemasan dipotong menggunakan mesin pemotong dengan memperhatikan bentuk dan ukuran yang diinginkan.
  • Laminasi dan penyelesaian: Setelah pencetakan dan pemotongan, kemasan mungkin perlu melalui tahap laminasi. Laminasi melibatkan penerapan lapisan pelindung seperti laminasi glossy atau matte untuk memberikan tampilan yang lebih menarik dan melindungi kemasan dari kelembaban, goresan, atau noda. Selain itu, proses penyelesaian seperti pembuatan lipatan, perekatan, atau pemasangan aksesori kemasan seperti jendela plastik atau pegangan juga dilakukan.
  • Uji kualitas: Setelah kemasan selesai diproduksi, langkah selanjutnya adalah menjalankan uji kualitas. Uji ini meliputi pemeriksaan kekuatan dan ketahanan kemasan, pengujian kemampuan kemasan melindungi produk, dan pemeriksaan keakuratan cetak dan dimensi kemasan. Uji kualitas penting untuk memastikan bahwa kemasan memenuhi standar yang ditetapkan sebelum dikirim ke klien.
  • Pengiriman dan distribusi: Setelah kemasan lulus uji kualitas, kemasan siap untuk dikirim ke klien atau pabrik pengemasan. Kemasan dikemas dengan baik untuk mencegah kerusakan selama pengiriman. Jasa kemasan juga dapat menyediakan layanan pengiriman dan distribusi untuk memastikan kemasan tiba dengan aman di tujuan akhir.

Pembuatan kemasan dapat dilakukan oleh perusahaan kemasan khusus yang memiliki fasilitas dan peralatan produksi yang sesuai. Penting untuk memilih jasa kemasan yang terpercaya dan memiliki rekam jejak yang baik dalam memproduksi kemasan berkualitas tinggi.

  1. Pemilihan Material Kemasan
    Membantu dalam memilih bahan kemasan yang sesuai dengan produk, meliputi karton, plastik, kertas, atau kombinasi bahan lainnya. Pertimbangan dalam memilih material kemasan meliputi keamanan, keberlanjutan, dan biaya produksi.
    Pembuatan material kemasan adalah salah satu aspek penting dalam jasa kemasan. Memilih bahan kemasan yang sesuai dan berkualitas merupakan langkah awal untuk memproduksi kemasan yang efektif dan fungsional. Berikut adalah beberapa informasi mengenai pembuatan material kemasan pada jasa kemasan:
  • Pemilihan bahan: Pada tahap awal, perusahaan jasa kemasan akan membantu dalam pemilihan bahan kemasan yang sesuai dengan kebutuhan produk dan tujuan kemasan. Bahan kemasan yang umum digunakan meliputi karton, plastik, kertas, kain, logam, atau kombinasi bahan lainnya. Pemilihan bahan kemasan didasarkan pada faktor-faktor seperti keamanan, keberlanjutan, ketahanan, biaya, dan kompatibilitas dengan produk yang akan dikemas.
  • Proses produksi bahan kemasan: Setelah bahan kemasan dipilih, proses produksi dimulai. Metode produksi bahan kemasan dapat bervariasi tergantung pada jenis bahan yang digunakan. Contohnya, untuk kemasan karton, proses produksi melibatkan pencetakan kertas, pemotongan, lipatan, dan perekatan untuk membentuk kotak atau wadah. Sedangkan untuk kemasan plastik, proses produksi melibatkan pencetakan atau ekstrusi plastik, pemotongan, pembentukan, dan pengelasan.
  • Pengolahan dan perlakuan bahan: Beberapa bahan kemasan mungkin memerlukan pengolahan atau perlakuan tambahan untuk meningkatkan kekuatan, daya tahan, atau karakteristik lainnya. Contohnya, kertas kemasan dapat dilapisi dengan lapisan pelindung atau laminasi untuk memberikan tahan air atau kilau yang lebih baik. Plastik dapat mengalami proses seperti pengeringan, penghancuran, pencampuran, atau pewarnaan untuk memenuhi persyaratan spesifik.
  • Kualitas dan pengujian: Selama proses pembuatan material kemasan, pengujian kualitas dilakukan untuk memastikan bahwa bahan kemasan memenuhi standar yang ditetapkan. Ini meliputi pengujian kekuatan, ketahanan, keamanan, ketebalan, kemampuan tahan air (jika berlaku), dan sifat-sifat lain yang relevan sesuai dengan jenis bahan yang digunakan. Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa bahan kemasan dapat melindungi produk dengan baik dan memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Keberlanjutan: Dalam konteks keberlanjutan yang semakin penting, beberapa perusahaan kemasan berupaya menggunakan bahan kemasan yang ramah lingkungan atau dapat didaur ulang. Ini termasuk penggunaan bahan daur ulang, pengurangan limbah, dan pemilihan bahan dengan jejak karbon yang lebih rendah. Produsen bahan kemasan juga berusaha mengembangkan solusi yang lebih ramah lingkungan dalam pembuatan material kemasan.

Perusahaan jasa kemasan yang berkualitas akan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memilih dan memahami pemilihan material dan kemasan tersebut.

  1. Branding dan Labeling
    Menyediakan desain label, stiker, atau informasi produk lainnya yang diperlukan untuk kemasan. Ini mencakup elemen-elemen seperti logo, nama produk, instruksi penggunaan, barcode, dan informasi lain yang diperlukan oleh peraturan atau konsumen.

Brand dan labeling adalah dua aspek penting dalam jasa kemasan. Mereka berperan dalam mengkomunikasikan informasi produk dan membangun citra merek. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai brand dan labeling pada jasa kemasan:

  • Branding:

Branding melibatkan penciptaan identitas merek yang konsisten dan mudah dikenali. Dalam konteks kemasan, branding melibatkan penggunaan elemen-elemen visual dan pesan yang merepresentasikan merek. Beberapa aspek branding pada jasa kemasan meliputi:

  • Logo: Logo merek yang unik dan terlihat jelas ditempatkan pada kemasan untuk membangun identitas merek yang mudah dikenali.
  • Warna merek: Penggunaan warna yang konsisten dengan identitas merek untuk membedakan kemasan dari pesaing dan membangun konsistensi merek.
  • Tipografi: Pemilihan jenis huruf yang sesuai dengan citra merek dan mudah dibaca untuk menyampaikan pesan yang jelas.
  • Grafis dan ilustrasi: Penggunaan elemen grafis dan ilustrasi yang sesuai dengan merek untuk menciptakan daya tarik visual yang khas.
  • Labeling:
    Labeling pada kemasan berfungsi untuk memberikan informasi tentang produk kepada konsumen. Beberapa informasi yang mungkin terdapat pada label kemasan meliputi:
  • Nama produk: Label kemasan mencantumkan nama produk dengan jelas untuk membedakan dari produk lain.
  • Deskripsi produk: Label dapat mencakup deskripsi singkat tentang produk dan manfaat utamanya.
  • Instruksi penggunaan: Jika diperlukan, label dapat berisi instruksi penggunaan yang jelas dan mudah dipahami.
  • Bahan dan kandungan: Informasi tentang bahan-bahan yang digunakan dalam produk dan komposisi nutrisi (jika berlaku) dapat tercantum pada label.
  • Tanggal kadaluarsa: Untuk produk yang memiliki tanggal kadaluarsa, informasi ini ditampilkan pada label untuk memberikan kejelasan tentang masa berlaku produk.
  • Barcode: Labeling juga mencakup penempatan barcode yang unik yang memudahkan identifikasi dan pelacakan produk di rantai pasokan.

Labeling pada kemasan juga harus mematuhi peraturan pemerintah terkait informasi yang harus disertakan pada produk tertentu, seperti informasi keamanan, peringatan kesehatan, atau persyaratan peraturan lainnya.

Perusahaan jasa kemasan bekerja sama dengan klien untuk merancang dan menciptakan branding yang sesuai dengan merek, serta memastikan bahwa labeling pada kemasan memenuhi persyaratan hukum dan memberikan informasi yang diperlukan kepada konsumen.

  1. Testing dan Kualitas Kemasan

Melakukan uji kualitas terhadap kemasan untuk memastikan keamanan, ketahanan, dan kecocokan dengan produk yang dikemas. Tes ini melibatkan faktor-faktor seperti ketahanan benturan, ketahanan air, ketahanan suhu, dan kemudahan penggunaan.

Testing dan kualitas kemasan adalah aspek penting dalam jasa kemasan untuk memastikan bahwa kemasan memenuhi standar yang ditetapkan dan mampu melindungi produk dengan baik. Berikut adalah informasi lebih lanjut mengenai testing dan kualitas kemasan pada jasa kemasan:

  • Uji kekuatan: Uji kekuatan kemasan dilakukan untuk memastikan bahwa kemasan dapat menahan tekanan dan tumpukan yang mungkin terjadi selama pengiriman dan penanganan. Uji ini meliputi uji tekan, uji penurunan, uji vibrasi, dan uji kekuatan lainnya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kemasan tidak rusak atau pecah selama proses pengiriman, sehingga melindungi produk di dalamnya.
  • Uji kebocoran: Uji kebocoran dilakukan untuk memeriksa apakah kemasan tahan terhadap kebocoran atau penetrasi air. Ini penting terutama untuk produk yang sensitif terhadap kelembaban atau cairan. Uji ini melibatkan pemberian tekanan atau imersi kemasan dalam air untuk memastikan tidak ada kebocoran yang terjadi.
  • Uji ketahanan: Uji ketahanan dilakukan untuk menguji daya tahan kemasan terhadap kerusakan fisik seperti goresan, pemudaran warna, atau deformasi. Uji ini dapat melibatkan simulasi kondisi lingkungan seperti perubahan suhu, sinar UV, atau kelembaban untuk memastikan kemasan tetap dalam kondisi baik selama umur simpan produk.
  • Uji keamanan: Uji keamanan kemasan dilakukan untuk memastikan bahwa kemasan tidak mengandung bahan berbahaya yang dapat membahayakan konsumen atau produk. Uji ini melibatkan deteksi bahan kimia berbahaya seperti logam berat atau zat beracun, serta penilaian kesesuaian dengan peraturan dan standar keamanan yang berlaku.
  • Uji kompatibilitas: Uji kompatibilitas dilakukan untuk memastikan bahwa kemasan tidak bereaksi secara negatif dengan produk yang dikemas di dalamnya. Ini penting terutama untuk produk makanan, minuman, atau farmasi. Uji ini melibatkan pengujian reaktivitas bahan kemasan terhadap produk, seperti migrasi bahan kemasan ke produk atau perubahan rasa dan aroma.
  • Sertifikasi kualitas: Beberapa jenis kemasan, terutama kemasan farmasi atau makanan, mungkin memerlukan sertifikasi kualitas tertentu. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kemasan memenuhi persyaratan spesifik yang ditetapkan oleh otoritas regulasi atau standar industri, seperti sertifikasi ISO atau sertifikasi keamanan pangan.

Perusahaan jasa kemasan yang handal memiliki laboratorium atau fasilitas pengujian internal yang dilengkapi dengan peralatan dan teknik pengujian yang sesuai. Mereka juga dapat bekerja sama dengan lembaga pengujian independen untuk memverifikasi kualitas kemasan sebelum dipasarkan.

Jasa kemasan dapat disediakan oleh perusahaan kemasan khusus atau dapat juga ditawarkan oleh perusahaan produksi produk tertentu yang memiliki tim kemasan internal. Jasa kemasan dapat ditemukan dalam berbagai industri, termasuk makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, elektronik, dan banyak lagi.

Jasa Pengemasan Sachet di Bandung

DAHSYAT!!! WA: 085211965389 Jasa Pengemasan Produk Sachet di Bandung

Jika Anda sedang mencari penyedia jasa pengemasan berpengalaman di Bandung itu artinya selamat Anda sudah berada di situs yang tepat karena kami adalah penyedia jasa maklon kemasan aneka produk UKM di Bandung dibawah naungan bendera CV. Kemasan Jaya Gemilang siap melayani kemutuhan kemasan Anda untuk berbagai produk makanan ringan/cemilan.

Jasa Pengemasan Produk Sachet Bandung

Permasalahan semacam ini sedang menjadi perbincangan hangat dikalangan pengusaha pemula sekelas UKM, khususnya di Bandung dan sekitarnya. Mengingat modal usaha tidak selamanya besar dan sangat terbatas, banyak UKM produsen makanan/minuman kemasan kesulitan dalam membuat kemasan sachet agar lebih menarik minat pelanggan.

Baca: Jasa Maklon Sachet Bandung Terbaru 2022

Adanya minimum order dalam proses pembuatan kemasan sachet dengan desain menarik menjadi masalah berikutnya yang dihadapi para pelaku UKM. Tentu saja nilai transaksi kuantiti banyak berpengaruh pada permodalan besar yang harus dikeluarkan. Disamping itu jika membeli mesin pengemasan otomatis itu harganya sangat mahal, tidak semua produsen mampu membelinya.

Kami hadir ditengah keresahan pelaku usaha produk menyikapi sulitnya mendapatkan kemasan sachet murah berkualitas hingga mampu menghadapi tantangan pasar. Jika dulu produk dikemas apa adanya, sekarang kemasan produk Anda bisa lebih menarik lagi berkat kerjasama apik dengan penyedia jasa pengemasan produk sachet seperti ini.

Jasa Pengemasan Bandung Murah Meriah

Maklon Kemasan, Jasa Maklon Pengemasan, Kemasan UKM Murah, Alamat Kemasan Ukm, Agen Kemasan Ukm, Kemasan Ukm Bandung, Kemasan Makloon Ukm, Kemasan Ukm Di Bandung, Harga Kemasan Ukm Bandung, Kemasan Ukm Unik, Cetak Kemasan Ukm

Hubungi Kami:

085211965389 (WA)

Jangan sungkan untuk menanyakan tentang Jasa Packaging, Co-Packer, Produk Kemasan, Konsultasi tentang Desain Kemasan di Jasa Pengemasan kami.

MENERIMA JASA PENGEMASAN PRODUK di BANDUNG

Jika Anda seorang pelaku bisnis UKM di Bandung dan sedang membutuhkan ide seputar kemasan, jasa pengemasan sachet, desain kemasan, bahan kemasan apa saja yang cocok untuk produk Anda bisa langsung konsultasikan saja kepada kami di Marketing Gallery Pabrik Kemasan Bandung yang beralamat di Jl. Jakawangi Blok D No. 44 Bandung

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish